Lonjakan permintaan material saat ini tidak sebanding dengan kapasitas jalan akses. Tanpa seleksi armada yang ketat, infrastruktur berisiko lumpuh total. Kebijakan ini adalah langkah penyelamatan aset bersama.
Tiga faktor fundamental yang memaksa perubahan sistem operasional demi keberlanjutan jangka panjang.
Volume armada Over-Capacity telah melampaui koefisien daya dukung jalan, menyebabkan kerusakan struktural masif.
Absennya kontrol akses menyebabkan antrean liar, gesekan antar pengemudi, dan inefisiensi waktu cycle time.
Diperlukan satu pintu pertanggungjawaban (PIC) untuk menjamin kepatuhan safety dan penyelesaian insiden.
Unit wajib lolos uji kelayakan (Rem, Ban, Dimensi). Unit rusak dilarang masuk area.
Satu pintu koordinasi. Tidak melayani driver lepas. Segala administrasi via PIC.
Alat akses tambang (Gate Pass) dan dompet digital untuk transaksi tiket LO.
Kami menerapkan sistem harga berjenjang (Tiering) untuk mendukung vendor dengan armada besar. Semakin banyak unit yang didaftarkan dalam satu grup, semakin efisien biaya per unitnya.
Kemana uang Rp 800.000 anda dialokasikan?
Dana yang ditahan sebagai jaminan perilaku driver. Dapat dikembalikan jika berhenti beroperasi tanpa masalah.
Saldo awal di dalam kartu yang langsung bisa digunakan untuk 1x Trip Loading.
Jasa tim mekanik & HSE untuk pengecekan kelayakan unit (Rem, Ban, dll).
Biaya pengadaan kartu pintar fisik sebagai akses gate dan stiker lambung.
Transparansi biaya pendaftaran dan insentif khusus untuk pendaftaran kolektif (Grup Armada).
Sebagian besar biaya dikembalikan dalam bentuk saldo & jaminan.
Isi data, tanda tangan, dan unduh dokumen resmi Anda.